fbpx

Sadar Untuk Kuat

Ralp Waldo Emerson

Manusia yang kuat secara fisik, manusia yang kuat berhasil menaklukan ketakutan, manusia yang berhasil bangkit dan bangkit dari kegagalan bukan hasil dari tempaan sehari-dua hari. Semuanya memiliki kesamaan dilahirkan melalui satu fase yang sama, yaitu fase bayi. Pada fase ini manusia dalam kondisi lemah dan ringkih, tulang masih lunak, mata belum bisa melihat dengan jelas, belum bisa bergerak bebas apalagi berjalan.

Tetapi, kalau semua manusia pernah mengalami fase yang sama, mengapa ada orang yang berhasil dengan impiannya dan ada orang yang memutuskan mengakhiri hidupnya?, mengapa ada yang jatuh namun enggan bangkit?, tetapi mengapa ada juga yang bangkit dan bangkit lagi seolah-olah tidak pernah kehabisan energi?.

Sejatinya “manusia sejatinya harus memiliki 2 perkara sadar’. “Pertama, sadar dengan tujuan hidupnya”. “Kedua, sadar dengan dirinya sendiri”. Sadar dengan tujuan akan menuntun manusia untuk meraih yang ingin dicapai dan melakukan aktivitas setiap harinya, sedangkan sadar dengan dirinya akan menuntun apa saja yang harus diperbaiki, diperkuat, dilatih, dipelajari.

Manusia yang sadar menjadikan setiap kelemahan yang terjadi (kegagalan, kecewa, sedih, kemalangan, fisik yang kurang) bukan sebagai hambatan meraih yang diinginkan, tetapi manusia yang sadar melihat hikmah di baliknya untuk membalikkan keadaan. Maka buka mata hati, akal dan pikiran untuk menjadi manusia yang sadar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!