
Kehidupan didesain oleh Allah sebagai ajang perlombaan untuk manusia, berlomba mengumpulkan bekal di dunia untuk bekal di akhirat kerak dan perlombaan mengumpulkan bekal di dunia untuk hidup di dunia.
Itu semua karena Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kalau kaum tersebut tidak mengubah dirinya, artinya kalau untuk mendapatkan sesuatu harus ada perubahan, dari yang tadinya diam tidak melakukan apapun menjadi bergerak melakukan sesuatu.
Kita harus menyadari dengan adanya perlombaan tersebut, bahkan perlombaan tersebut, sudah dimulai di saat bersaing dengan ratusan juta sel sperma lainnya untuk membuahi ovum.
Maka tidak ada cara lain selain menyiapkan diri untuk menghadapi perlombaan setiap harinya di kehidupan kita masing-masing, siapkan bekal ilmu sebanyak mungkin, lakukan aksi sebanyak-banyak dan jadilah yang tercepat dengan bergerak duluan.