
Allah menciptakan manusia dalam sebaik-baiknya bentuk dan manusia terlahir dengan kecerdasan yang berbeda-beda. Artinya tidak bisa keberhasilan seseorang dijadikan patokan untuk orang lain. “Ya”, karena sejatinya dengan kecerdasan yang berbeda-beda, membentuk dan mengasahnya akan berbeda caranya dan hasilnya juga akan berbeda.
Maka jangan berbangga diri dengan kemampuan yang dimiliki, bisa saja kita unggul di satu bidang atau kemampuan tertentu, tetapi lemah di bidang atau kemampuan lainnya. Dan jangan membanding-bandingkan dengan kondisi orang lain, karena bisa saja kita lebih baik dari orang tersebut, tetapi karena diukur dari sesuatu yang tidak dimiliki menjadikan kita merasa tidak memiliki apapun.