Dua karakter orang yang umum dijumpai ketika menghadapi masalah. Karakter dipikirin, akan fokus kepada masalah, penyebab masalah dan menjadikan kita sebagai objek penderita, sehingga tidak ditemukan kata solusi. Karakter dipikir, akan fokus kepada penyebab masalah, mengevaluasi penyebab masalah, merancang rencana agar masalah tidak terulang kembali dan tindakan.
Ibarat ada gula ada semut, ada panas ada dingin, ada siang ada malam. Semuanya diciptakan berpasangan, maka ada masalah pastinya ada solusi. Jadi yakinkan kita bisa menyelesaikan masalah, karena sejatinya solusi sudah ada di depan mata kita.