Hidup ini ibaratnya jalan yang bertemu dengan persimpangan, selalu ada keputusan yang harus dibuat memilih kiri atau kanan dan mungkin balik arah. Pastinya setiap keputusan ada konsekuensi yang didapat, adapun kuantitas dan kualitas konsekuensi bergantung pada tingkat kesulitan dan bagaimana memilih dan mengambil keputusan tersebut.
Begitu pula kehidupan, teman-teman bebas memilih untuk menjadi apa dan memilih jalan yang mana. Yang pasti akan selalu ada pengorbanan di balik itu semua.
Mengambil keputusan dan gagal, laksana sebuah bangunan yang kita bangun dan runtuh, seketika itu dunia berasa runtuh dan tiba-tiba kita merasa menjadi manusia paling sial di dunia. βNahβ, di saat inilah persimpangan terberat dalam hidup, memutuskan terus maju menuju impian kita di depan, artinya maju terus dengan konsekuensi pengorbanan yang lebih besar, atau menyudahi mimpi kita semua dan mengecilkan mimpi.
βYou must either shrink your dreams or expand your skillsβ, Solusinya bukan tunduk dengan yang terjadi, tetapi kembangkan keterampilan, pelajari penyebab gagal tersebut dan kemudian cari solusinya untuk tidak terulang kembali. Ingat hakikat kegagalan, keberhasilan akan datang setelah habis jatah kegagalan (alias setiap kegagalan yang terjadi adalah pengurang jatah kegagalan dan penambah dekat keberhasilan).
Sumber gambar @darren hardy