Meskipun di tengah himpitan ekonomi, penjajahan dan intimidasi, para tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia tetap saja mengisi seluruh waktunya bukan untuk santai berleha-leha, tetapi untuk memikirkan nasib Bangsa Indonesia.
Yang ada dipikiran mereka hanya sebuah kalimat “Indonesia Merdeka”, dan dari pemikiran itulah mereka menyinergiskan dengan setiap aktivitas yang bermuara menuju kebebasan, kebebasan yang berarti terlepas dari penjajahan yang telah membelenggu berabad-abad lamanya.
Sebagai manusia biasa, bisa saja mereka berhenti memikirkan orang lain dan memikirkan diri sendiri. Namun itulah yang membedakan kita dengan orang hebat dan berpikir besar. Orang hebat selalu mengisi keseharian mereka untuk sesuatu impian yang besar dan bermanfaat untuk orang lain. Maka tidak mengherankan meskipun jasad sudah tidak ada, tapi nama mereka tetap abadi, kini dan nanti ke depannya.