
Seperti yang pernah diltulis oleh James Allen “Masing-masing kita adalah apa yang kita pikirkan”. Kedepannya seperti apa dan berakhir seperti apa, akan sangat dipengaruhi oleh cara pola pikir seseorang selama hidupnya.
Ibarat sebuah benih yang kemudian dirawat dengan diberi pupuk, air, sinar matahari, akan tumbuh menjadi pohon yang besar dan menghasilkan buah. seperti itu juga pemisalan kehidupan manusia. Ibarat sebuah benih, manusia dilahirkan sama-sama tidak bisa berjalan, bahkan untuk menginginkan sesuatu hanya bisa dengan menangis. Namun seiring berjalannya waktu, ibarat benih yang diberi pupuk, air dan sinar matahari, manusia akan tumbuh dan menjalani perannya masing-masing.
Sama seperti benih yang perlu perawatan dari gangguan hama, rumput liar dan benalu lainnya, maka manusia pun perlu perawatan untuk menjadi buah yang bagus, manusia perlu dibersihkan dari pikiran negatif yang berasal dari lingkungan, informasi dan pergaulan, pikiran negatif yang senantiasa menjadikan diri sebagai korban, takut, inferior, tidak percaya diri, dan menggantinya dengan pikiran positif, pikiran yang senantiasa menjadikan menjadikan manusia bersyukur dengan yang dimiliki, percaya dengan kemampuan yang dimiliki dan selalu memperbaiki diri untuk menjadi buah yang bermanfaat untuk manusia lainnya, menjadi seorang yang tidak bermental penumpang, memiliki kemampuan dan kecakapan memengaruhi orang lain dan lingkungan ke arah positif.