
Sama-sama manusia, sama-sama hanya mempunyai waktu 24 jam, sama-sama tinggal di dunia. Tetapi yang berbeda, di saat kebanyakan orang tertidur, ada yang sudah terbangun, di saat kebanyakan orang akan terbangun, ada yang sudah bergerak dan mewujudkan impian, di saat kebanyakan orang akan berproses untuk mewujudkan impian, ada yang sudah dikenal orang sebagai perintis dan sedang membesarkan impiannya.
Bukan soal saya tidak bisa, tidak ada bakat, tidak ada keturunan. Semua manusia tanpa kecuali mempunyai peluang yang sama, yang membedakan hanya dari kesiapan
melakukan sesuatu yang dilakukan saat ini juga dan tanpa alasan nanti.
Maka kalau masih bertanya “mengapa hanya segelintir orang yang berhasil menorehkan prestasi selama hidupnya?”, itu kembali ke diri masing-masing. Di mana di saat kebanyakan orang sedang tertidur?, di mana di saat kebanyakan orang baru bangun dari tidurnya?, di mana di saat kebanyakan orang akan memulai melakukan sesuatu?, di mana di saat orang sudah menghasilkan sesuatu?.