
Seberapa sering kita mengucap syukur atas nikmatnya udara yang dihirup, cahaya matahari yang menghangatkan di pagi hari, nikmatnya rasa makanan saat dirasa lidah ketika mengunyah, hembusan angin ketika kita kepanasan, atau nikmatnya sehat karena kita bisa beraktivitas setiap hari.
“Ya”, itu cuman sebagian kecil nikmat yang diberikan oleh Allah kepada hambaNya.
Jangan sampai kita menyadari nikmat pemberian Allah ketika kenikmatan tersebut di ambil oleh Allah. Berasanya nikmat udara dan matahari pagi ketika kita harus berbaring di rumah sakit dan bernafas melalui selang udara, berasa nikmatnya rasa makanan disaat kita sakit gigi, berasa nikmatnya angin disaat kita tubuh kita sakit.
Maka bersyukurlah, karena nikmat yang kita dapat belum tentu orang lain bisa rasakan. “Dan ingat selalu, belum tentu kenikmatan tersebut akan kita nikmati kembali esok hari!”.