
Adakalanya berhenti sejenak adalah pilihan yang tepat dari masalah yang sedang dihadapi, bukan bermaksud lari dari kenyataan tetapi untuk mengisi ulang energi untuk persiapan perang selanjutnya. Terlalu memikirkan masalah akan membuat segala sesuatunya menjadi sempit dan gelap, semuanya tampak tidak ada cahaya dan pintu keluar, padahal solusi sudah dekat disamping kita. Ketika sudah rehat dan siap berkecamuk kembali dengan masalah, maka mulai dengan bertanya why? (mengapa ini terjadi), why me? (apa yang kurang dari diri saya), how (bagaimana cara penyelesaiannya?), whom (dengan siapa harus berdiskusi untuk mempercepat penyelesaian masalah) dan how much (berapa investasi yang harus dikeluarkan?). sumber gambar @facebook