
Dari berbaring di bawah pohon dan melihat apel yang jatuh dari pohon, Newton berhasil menemukan hukum gravitasi. Dari melihat burung terbang, Wright bersaudara berhasil menerbangkan manusia pertama kalinya menggunakan pesawat. Dari melihat cara Burung Pekakak berburu ikan, Seorang Eji Nankatsu berhasil mendesain kereta cepat yang tidak bising. Dari mengamati kunang-kunang ketika mengeluarkan cahaya, Nicolas Andre berhasil menemukan lampu LED.
Pertanyaannya, apakah orang lain bisa seperti mereka?. Sejatinya otak manusia dilengkapi dengan miliaran neuron, per detiknya otak sadar mampu menangkap 40 respon dan per detiknya otak bawah sadar mampu menangkap respon 20 juta. Namun rata-rata manusia hanya menggunakan kapasitas dari kemampuan otaknya hanya 1% saja.
Kalau memang rata-rata manusia hanya menggunakan 1% kemampuan otaknya, Lalu mengapa hanya sedikit orang yang tercatat sebagai orang yang berpengaruh di dunia baik dari sisi menciptakan sesuatu dari yang tidak ada menjadi ada. Membangun sesuatu dari yang sebelumnya tidak ada menjadi ada?.
Sebetulnya semuanya itu kembali lagi ke manusia itu sendiri. Kembali lagi apakah mau membuka diri untuk belajar, mencoba hal baru dan tidak berpuas diri dengan yang sudah dilakukan dan dicapai, karena manusia sejatinya mempunyai potensi yang luar biasa dari sisi akal yang dimiliki.